Senang sekali saya ketemu Mansyur Alkatiri setelah sekian tahun berpisah.
Dan yang mempertemukan kami adalah keprihatinan yang sama terhadap rakyat Palestina.
Kami sama-sama ikutan demo solidaritas Pelestina di depan Kedutaaan Besar Arab Saudi Senin siang. Demo yang digalang Mansyur, Geis Chalifah, Cholid Muhammad, dkk itu dihadiri sekitar hampir 100 orang.
Kenapa mendemo Kerajaan Arab Saudi–dan tidak ke kedutaan Amerika Serikat?
“Kita tahu Amerika memang bangsat! Kalau di demo pun mereka tetap bangsat!
Kita ke sini karena kerajaan Arab Saudi seperti tidak peduli pada nasib rakyat
Palestina. Padahal mereka, bersama negara-negara Arab lain bisa menggunakan
kekuatannya mencegah agresi Israel. Tetapi mereka diam saja!,” demikian
teriak Mansyur Alkatiri dalam orasinya (lihat gayanya di foto).
Menggetarkan!
Ternyata Mansyur jago orasi di depan massa. Melihat dia berpidato
hilang sudah kesan gemulai Mansyur dalam berzapin ria di malam-malam
deadline di majalah Ummat dulu.:-)
Saya yang didapuk berpidato pun, tergagap-gagap. Kalah jauh dibanding Mansyur.
Ini juga membuktikan, kader HMI MPO tak berkutik di depan kader Al Irsyad,
hehehehe….
Ikut orasi juga Anies Baswedan, Cholid Muhammad, Geis, Fajrul Rahman, eksponen
Kontras, eksponen mahasiswa, dll.
Saya membayangkan, kapan ya kader-kader UMMAT turun ke jalan
menunjukkan soldiratitas kepada rakyat Palestina. Kita punya banyak
orator: SYK, Edi, ARG, MSA, HB, FG, Andrinof, JDR, Yadi Sastro, dll.
Laporan : Tulus Wijanarko

dua juta rakyat Irak yang mati




Komentar Terakhir